Kesehatan

Berikut Ulasan Seputar Metformin dan Cara Konsumsi yang Benar

Metformin termasuk salah satu jenis obat yang sering digunakan oleh pasien pengidap diabetes. Gula darah sendiri adalah penyakit yang ditandai oleh naiknya kadar gula darah pada tubuh. Penyebabnya bukan hanya berasal dari pola hidup yang kurang baik. Namun, bisa juga berasal dari genetik. Dimana penyakit tersebut bisa diturunkan dari orang tua pada anaknya.

Indonesia masuk sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes tinggi. Alternatif paling sederhana untuk mengatasinya ialah mulai menyediakan waktu untuk berolah raga. Tidak perlu lama cukup lakukan aktivitas fisik sekitar 30 menit setiap hari. Usahakan keringat keluar agar tubuh Anda merasakan bugar dan bertambah sehat. Contoh, melakukan lari kecil setiap pagi.

Diabetes menjadi penyakit mematikan yang kehadirannya sering tidak disadari. Kondisi ini disebabkan karena gejala pada pasien tidak terlalu kentara. Beberapa tanda tersebut adalah timbulnya luka yang tidak kunjung sembuh. Nafsu makan dan rasa haus semakin meningkat. Mudah capek dan merasa lemas sekaligus sering mengantuk. Penurunan badan secara drastis, dan sering kencing di malam hari. Ketika Anda merasakan gejala yang sama ada baiknya langsung periksakan kadar gula darah ke apotek terdekat.

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan gula darah. Metformin mempunyai dosis tersendiri yang harus dipatuhi oleh pasien. Hal ini untuk memastikan pengobatan bermanfaat secara maksimal. Berikut penjelasan mengenai pengonsumsiannya:

  • Sesuaikan Anjuran Dokter

Hampir semua jenis pil atau obat harus berada dibawah kontrol dokter. Apalagi untuk obat diabetes yang tergolong sebagai obat keras yang memiliki dosis tinggi. Hal ini ditujukan untuk mencegah berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Jadi, Anda harus benar-benar berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan khasiat obat secara maksimal.

  • Tidak Berlebihan

Sesuatu yang berlebihan tidak pernah bagus. Begitu pula dengan pengobatan gula darah. Minumlah obat secara rutin diwaktu yang sama. selain itu, berikan jarak waktu yang sesuai antara dosis satu dengan dosis lainnya. Dokter akan menyarankan Anda mengonsumsi obat itu setelah makan. Kejadian itu karena setelah makan kadar gula darah pada tubuh langsung naik drastis. Satu poin yang juga tidak kalah penting ialah usahakan badan melakukan aktivitas fisik.

  • Periksakan Secara Teratur

Berikutnya pasien harus mau untuk selalu memeriksakan gula darah dalam tubuh selama mengonsumsi obat sekaligus melakukan pengecekan pada kesehatan mata dan kaki. Selain itu, Anda harus pandai mengatur emosi agar badan selalu dalam keadaan stabil. Pendapat para ahli orang yang mengidap diabetes membutuhkan dukungan positif dari orang-orang sekitarnya.

Sama halnya dengan jenis obat lain. Pengobatan gula darah tidak jarang menyebabkan efek samping. Tanda ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pasalnya, penderita diabetes membutuhkan penanganan khusus untuk meningkatkan sistem imun. Anda perlu memperhatikan gejala-gejala dibawah ini:

  1. Turun nafsu makan yang terjadi sehabis proses minum obat. Efek samping tersebut termasuk sebagai dampak yang masih terbilang wajar. Namun, ketika kondisi ini semakin parah. Ada baiknya, Anda berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  1. Lemas dan mengantuk juga bentuk reaksi badan ketika minum obat diabetes. Tetapi, berusahalah untuk melawan diri untuk tidak tidur. Terutama saat pagi hari setelah sarapan. Apabila kejadian ini terus diikuti gula darah akan semakin naik. Sehingga badan tidak bisa merasakan reaksi baik setelah minum obat. Secara bersamaan tubuh kian lemas dan nyeri di beberapa persendian.

Diabetes sering disebut silent killer karena penyerangannya yang terjadi secara tiba-tiba. Namun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Anda hanya perlu mengonsumsi metformin dan kembali pada pola hidup sehat. Berolah raga 30 menit sehari akan sangat membantu proses penyembuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *