Kesehatan

Diit Untuk Penderita Hipotensi (Darah Rendah)

Tekanan darah merupakan gaya yang dihasilkan oleh darah terhadap dinding pembuluh darah.Nilai normal tekanan darah menurut kriteria The Seventh Report of Joint National Commite on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure (JNC VII) yaitu tekanan sistolik 120 mmHg dan tekanan diastolik 80 mmHg. Hipotensi adalah kondisi dimana tekanan darah (rasio tekanan sistolik dan tekanan diastolik) didapatkan lebih rendah dari nilai normal yang umum ditemukan pada individu normal. Hal yang harus diperhatikan oleh penderita hipotensi adalah terkait nutrisi (program diit). Berikut diit yang disarankan untuk penderita hipotensi :

  1. Asupan air minum/ cairan

Dehidrasi adalah salah satu penyebab tekanan darah rendah. Kurangnya asupan air minum / cairan akan menyebabkan metabolism dan peredaran darah kurang lancer sehingga dapat menyebabkan hipotensi. Disarankan untuk penderita hipotensi untuk memenuhi kebutuhan cairan minimal 8 gelas perhari

  1. Pola makan

Saat mencerna makanan, konsentrasi aliran darah akan berfokus pada daerah gastro (perut) dan dapat menyebabkan terjadinya kurangnya konsentrasi pada daerah lainnya. Maka disarankan untuk penderita hipotensi untuk mengubah pola makan menjadi sedikit namun sering. Makan dalam porsi kecil lima sampai enam kali sehari juga membuat kadar glukosa darah stabil

  1. Asupan natrium dalam makanan

Salah satu bahan makanan yang mengandung natrium adalah Garam. Garam berfungsi untuk meningkatkan retensi air dalam tubuh, yang merangsang peningkatan tekanan darah. Maka disarankan untuk penderita hipotensi untuk meningkatkan konsumsi natrium salam satunya dalam garam. Tak hanya garam, bahan makanan lain yang mengandung natrium antara lain Kacang-kacangan, ikan laut, daging, keju dan olahan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *