Kesehatan

Efektivitas Menjemur Bayi Dini Hari untuk Mengobati Penyakit Kuning  

Image result for Efektivitas Menjemur Bayi Dini Hari untuk Mengobati Penyakit Kuning   

Bayi-bayi yang lahir prematur antara minggu 23 hingga 28, khususnya, memiliki risiko komplikasi tertinggi seperti cerebral palsy; ADHD; gangguan kecemasan; serta masalah penglihatan, pendengaran, dan pencernaan—termasuk penyakit kuning.

Menjemur bayi dini hari biasa dilakukan oleh ibu yang baru saja melahirkan. Hal ini dilakukan supaya bayi mendapatkan vitamin D yang cukup untuk pertumbuhan tulangnya. Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa rutinitas ini dapat membantu mencegah atau mengobati penyakit kuning pada bayi. apakah benar begitu? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

 

Apakah berjemur saja cukup mengobati penyakit kuning pada bayi?

Penyakit kuning (jaundice) adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup umum dialami oleh bayi, terutama pada bayi prematur dan bayi yang tidak cukup cairan.

Sebelum bayi lahir, hati ibu bertugas untuk mengurangi kadar bilirubin, yaitu pigmen berwarna jingga-kuning yang berasal dari perombakan sel darah merah. Ketika bayi lahir, proses tersebut tentu tidak lagi dilakukan oleh organ hati ibu, tapi langsung beralih menjadi tugas hati si bayi.

Sayangnya, hati bayi masih perlu waktu untuk memulai pekerjaan barunya tersebut, sehingga belum siap untuk memecah bilirubin. Akhirnya, bilirubin menumpuk di darah bayi dan menyebabkan tubuh serta mata bayi menjadi kuning membuat peran sabun bayi tidak pedih dimata semakin penting agar mata bayi tidak iritasi.

Anda mungkin menganggap bahwa penyakit kuning pada bayi bisa diatasi dengan mudah lewat bantuan sinar matahari. Sebetulnya, hal ini tidak sepenuhnya salah karena memang terdapat beberapa kasus sakit kuning yang berkurang berkat terkena sinar matahari.

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa menjemur bayi setiap pagi lalu dilanjutkan dengan memandikan bayi menggunakan sabun anti bacterial seperti dalam link berikut https://www.sleekbaby.co.id/1000-hari-perlindungan/detail/4-alasan-mengapa-bunda-harus-memperhatikan-kandungan-antibacterial-pada-sabun-bayi bukanlah satu-satunya cara mengobati penyakit kuning. Pasalnya, rutinitas ini sebenarnya tidak cukup efektif mengurangi kadar bilirubin, tapi lebih kepada memenuhi asupan vitamin D pada bayi. Justru, membiarkan bayi usia 0-6 bulan terkena sinar matahari langsung dapat membuat kulitnya terbakar dan kepanasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *