Kesehatan

Mengintip Pentingnya Zinc untuk Kesehatan Si Kecil

Semua pakar kesehatan sepakat bahwa sayuran hijau adalah makanan yang penting untuk dikonsumsi setiap hari terutama untuk anak-anak. Hal ini berhubungan dengan banyaknya mineral dan vitamin yang terkandung dalam sayuran hijau dan dibutuhkan untuk metabolisme tubuh. Salah satu zat yang banyak ada di dalam sayuran adalah zat besi yang memiliki manfaat penting yaitu sebagai katalisator pembentukan trombosit darah. Trombosit darah sendiri penting untuk mengangkut oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh sehingga seseorang memiliki tenaga dan bisa beraktivitas dengan normal.

Untuk anak kecil, kebutuhan zinc juga disebabkan karena produksi trombosit untuk pertumbuhannya. Anak-anak justru membutuhkan zinc lebih banyak dibandingkan orang dewasa sehingga pembentuk sel darah merah lebih cepat dan banyak. Sayangnya, hal ini berbanding terbalik dengan selera makan kebanyakan anak-anak yang tak menyukai makan sayur. Padahal seperti dikatakan tadi bahwa sayuran adalah sumbernya zat besi yang dibutuhkan tubuh. Untuk mengatasinya, para orang tua bisa memberikan suplemen zat besi untuk dikonsumsi anak-anak yang pemilih makanan atau anak yang berada dalam kondisi sakit. Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai suplemen zat beri terpercaya, Anda bisa melihatnya di link berikut https://www.goapotik.com/produk/l-zinc-100-ml-syrup.

L-Zinc merupakan suplemen zat besi untuk anak-anak yang membutuhkan asupan zat besi karena tak mendapatkannya dari makanan. Selain itu L-Zinc juga bisa diandalkan untuk anak-anak yang sedang berada dalam masa perawatan agar proses penyembuhan bisa berjalan lebih cepat. Dengan adanya regenerasi sel darah merah yang baru diharapkan akan lebih aktif dalam memerangi penyakit dari dalam sehingga anak yang sakit lebih cepat sembuh.

Selain sebagai katalisator pembentukan trombosit, suplemen zat besi juga sebaiknya diberikan pada anak yang sedang sakit diareSaat anak terlalu sering buang air besar, maka penyerapan zat besinya akan ikut terganggu. Hal ini dikhawatirkan akan berujung pada anemia karena kurangnya trombosit akibat tak adanya zat besi yang berfungsi sebagai katalisator. Dengan mengkonsumsi suplemen zat besi selama mencret, diharapkan kebutuhan zat besi anak dapat kembali terpenuhi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *